Breaking News :

October 14, 2019

Viralnya Khilafah Via Agenda Khilafahfobia

Oleh: Ika Mawarningtyas (Analis Muslimah Voice)

Opini Khilafah tak absen menjadi bahan perbincangan publik. Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memberi kuliah umum kepada mahasiswa baru di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Dia berbicara mengenai paham radikal, khilafah, hingga terorisme.

Ryamizard menegaskan khilafah tidak dapat diterima di Indonesia. Dia mengingatkan bahwa para mahasiswa itulah yang nanti bisa menyelamatkan Indonesia dari paham tersebut.(detik.com 13/8/2019)

Pernyataan Ryamizard ini bukti betapa fobia dengan Islam, sampai-sampai takut dan menganggap Khilafah ajaran Islam memberikan ancaman nyata. Padahal jika mau jujur, siapa yang mengancam kondisi negeri ini? Jelas sistem Kapitalisme sekuler dan Sosialisme Komunis lah yang memberikan ancaman nyata bagi negeri ini.

Ditelisik lebih jauh bagaimana ekonomi negeri yang lebih pro kepada para kapitalis asing telah menyebabkan pengusaha lokal gulung tikar dan lempar handuk. Krakatau stell, perusahaan textil, perusahaan semen lokal, dan banyak lagi. Apalagi serbuan tenaga kerja asing dan bangkrutnya perusahaan lokal telah menciptakan tsunami pengangguran SDM dalam negeri.

Selain itu menukiknya hutang negeri yang mencapai Rp. 5000 T lebih bisa membuat aset-aset strategis tergadai dan diakuisisi oleh negara pemberi ‘debt trap’. Belum lagi dalam segi sosial budaya, negeri ini dirusak sistematis oleh liberalisme, hedonisme, dan pragmatisme. Generasi-generasi labil doyan sex bebas sampai L68T, menjadi pecandu miras dan narkoba seolah tidak menjadi perhatian khusus Ryamizard Ryacudu. Ini kan aneh bin ajaib, yang digoreng radikal ‘radikul’ dan khilafah.

Sungguh, opini Khilafah ajaran Islam menggelegar tidak hanya melalui lisan para pengembannya, tetapi juga melalui mulut-mulut para pembenci Khilafah. Apakah ini akan membuat opini Khilafah tenggelam? Tentu tidak, ini malah semakin membesarkan dakwah Khilafah ajaran Islam.

Karena sejatinya para pembenci Khilafah bingung, dibiarkan dakwahnya semakin berkembang, dimonsterisasi opini Khilafah semakin ‘booming’. Khilafah itu bisyaroh, janji Allah Azzawajalla, mau dibiarkan mau dibungkam akan tetap kembali tegak pada waktunya. Justru memilih menjadi penghalang dakwah Khilafah adalah sebuah pilihan yang akan menjerumuskan mereka ke sumur dosa dan dipanen di neraka kelak.

Oleh sebab itu, sebagai Muslim yang cerdas pilihlah menjadi pejuang Khilafah, sungguh tentara langit senantiasa bersamamu. “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (Al Imron,3:54) [om]

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

BUMN Disuruh Mengalah, Swastanisasi Menguat?

Read Next

Ancaman Pembersihan Etnis di Kashmir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *