NEW NORMAL TANPA DUKUNGAN SAINS DAN KESIAPAN MASYARAKAT, DIPAKSAKAN DENGAN KEKUATAN MILITER

Oleh: Ustadzah Sayyidah

Kompas Com, pada senin 18 Mei 2020 memberitahukan bahwa presiden Joko Widodo menuntut masyarakat bersiap untuk menghadapi era normal baru. Pada era ini masyarakat dipaksakan untuk kembali beraktifitas secara normal namun tetap memperhatikan protocol kesehatan karena pandemic virus covid belum berakhir bahkan terus meningkat. Tentu kebijakan seperti ini lebih mengutamakan kepentingan ekonomi daripada keamanan dan kesehatan masyarakat.

Adanya new normal mengisyarakatkan tidak memiliki dasar hukum dan terkesan keburu buru karena tidak sesuai dengan standart yang ditetapkan WHO. Hanya negara yang sudah sukses melawan covid saja yang boleh memberlakukannya, seperti Cina, Taiwan, Vietnam, dan Jerman. Sementara di Indonesia dari data per selassa 26 Mei 2020 ada 415 kasus baru dengan total 23.165 positif. Banyak pakar mengatakan kebijakan New Normal tidak dibarengi pertimbangan validasi data dan sains namun dominan pada pertimbangan ekonomi dan politik semata
Pengerahan TNI dan POLRI ternyata belum mampu menurunkan kurva penyebaran covid. Alasan agar masyarakat disiplin, karena selama ini mereka susah diatur kata Kepala Biro Penelitian Pemantauan dan Dokumentasi Kontras Rivanlee hanya menutupi ketidak tegasan kebijakan pemerintah dalam penanganan covid. Diretur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid juga menganggap pelibatan TNI – POLRI tidak tepat karena hal itu sama saja dengan mengarahkan kekuatan perang dalam menghadapi ancaman yang bukan perang.

Islam telah memberikan gambaran bagaimana seharusnya penanganan wabah yang didasarkan pada data ilmiah dan sains
Islam memberikan porsi bagi para pakar dalam mengambil kebijakan negara untuk menjelaskan masalah masyarakat yang rumit. Sebagai contoh masa khalifah Umar, terjadi wabah Thaun(kolera), Umar meminta pendapat dari Amr bin Ash yang intinya melarang orang berkumpul atau istilah skarang karains dntina wilayah.
Fokus ilmiah di sains digunakan untuk menyelesaikan masalah masyarakat bukan sekedar memenuhi target keuntungan dunia industry semata
Support dari negara Islam dalam pengembangan sains teknologi
Demikianlah Islam akan mendukung penuh pengembangan sains tekologi. Dalam menyelesaikan persoalan kehidupan. Berbeda dengan system demokrasi sekarang, rezim penguasa telah gegabah dalam mengambil kebijakan new normal life, Rezim seperti ini sangat dibenci oleh Allah sebagaimana sabda nabi : Penguasa yang paling dibenci Allah adalah penguasa yang jahat (HR Tirmidzi)

Umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia butuh pemimpin yang adil dan amanah dan itu hanya lahir dari penerapan syariat Islam kaffah dalam naungan khilafah.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Tren Global New Normal Life

Read Next

Akankah New Normal Menyelesaikan Masalah ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *