Momentum Ketaatan di Bulan Haji

Oleh Habibah

Pada bulan Dzulhijjah Antusias jutaan manusia dari berbagai suku, bangsa,warna kulit, bahasa, profesi dan status sosial.
Mereka meninggalkan keluarga dan mengendarai berbagai jenis kendaraaan dari seluruh penjuru dunia dan mereka berkumpul bersama menjalankan ibadah yang luar biasa untuk mendapat Ridho Allah.Mereka datang untuk menyambut seruan dan memenuhi panggilan Allah di tanah haram.

Manusia merupakan makhluk lemah sudah selayaknya tunduk patuh dan taat kepada Pencipta. Contoh terbaik dalam ketaatan ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih putranya Ismail tanpa protes dan penolakan, begitu juga nabi ismail beliau menerima dengan pasrah perintah Allah.

Ibadah haji mengajarkan manusia untuk taat,rela dan pasrah dengan dengan aturan Allah.Ketaatan total ini seharusnya dibawa pulang oleh jamaah haji ketika pulang kembali ke negerinya masing masing.

Pertanyaannya bagaimana sikap mereka di luar ibadah haji?

Sayang seribu sayang sikap pasrah,tunduk dan ketaatan kepada Allah tidak muncul pada sebagian mereka.
Khususnya para pemimpin yang terus menumpuk utang luar negeri dengan sistem riba mencapai US$389,3 miliar atau setara Rp5.577,4 triliun (kurs Rp14.326 per dolar AS) pada akhir April 2019 utang tersebut tumbuh 8,7 persen dibandingkan dengan Maret 2019 menurut Bank Indonesia (BI), sementara menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pada periode tersebut pembayaran bunga utang pemerintah sudah mencapai Rp 127,1 triliun.(CNBC Indonesia21/6/2019)

Miris… menurut Komnas Perlindungan Anak (KPAI) berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan melakukan survei di berbagai kota besar di Indonesia menyatakan sebuah data, “62,7% remaja di Indonesia melakukan hubungan seks di luar nikah.” Ya, tepatlah bila dikatakan Indonesia memasuki masa darurat seks bebas.Astaghfirullah….

Disisi yang lain ada petinggi negri dan diantara mereka digelari ulama,kiai,ustdz mengkriminalkan simbol Islam,mengkriminalkan Ulama dan ada tuduhan ngawur mengatakan Khilafah memecah belah bangsa dan ancaman.apa bener..Khilafah ancaman…???

Sesungguhnya Khilafah adalah ajaran Islam.menegakkan Khilafah adalah kewajiban yang didasarkan pada dalil dalil yang disepakati oleh para ulama mutabar.Khilafah bukan sekedar fardhu namun taj al-furudh mahkota segala kewajiban.

Pertanyaannya apakah kerusakan yang terjadi di negeri ini seperti kemiskinan, utang negara yang menggunung, maraknya korupsi, banyak kasus perkosaan akibat dari pornografi pornoaksi dan pergaulan bebas,sehingga negeri ini menjadi darurat seks bebas,banyaknya penganguran dan sempitnya lapangan kerja apakah disebabkan Oleh Khilafah….TIDAK!!!!

Sejak kemerdekaan negeri ini belum pernah menjalankan sistem Islam yaitu Khilafah …tapi negeri ini menggunakan sistem demokrasi liberalisme yang lahir dari sistem kapitalis sekulerisme yang membuat manusia berperilaku seperti binatang karena tidak menggunakan akalnya untuk berfikir.

Khilafah adalah institusi yang menerapkan Islam secara kaffah,merealisasikan hukum hukum Allah dalam kehidupan.
Khilafah adalah solusi hakiki bagi negeri dan seluruh negeri.Dengan hadirnya Khilafah keberkahan langit dan bumi akan diturunkan. Allah berfirman

“Sekiranya penduduk negeri negeri beriman dan bertakwa,pasti Kami akan melimpahkan keoada mereka berkah dari langit dan bumi.QS Al A’rof :96. [om]

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Merdeka, Tapi Masih Menderita

Read Next

Listrik Murah dan Berkualitas Hanya dalam Sistem Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *