Jaring Pengaman Sosial di Tengah Wabah

Oleh: Ustadzah Sayyidah

Akhirnya keputusan pemerintah pusat pun turun terkait penanganan virus covid 19. Berbe
da dengan kebijakan negara negara lain yang juga terdampak covid 19, yang menerapkan kebijakan lockdown, Pemerintah memilih menerapkan PSBB sesuai UU no 6 th 2018 tentang Kekarantinaan kesehatan
Menindaklanjuti kebijakan tsb pemerintah menyiapkan jaringan pengaman social untuk masyarakat lapisan bawah, agar mereka tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli.

Namun sampai hari inipun pemerintah belum dapat memastikan system penyaluran jarring pengaman social ini karena terkendala pendataan yang terdampak virus corona.
Karena itu masyarakat jangan terlalu berharap dengan kebijakan yang tidak sepenuhnya dapat menjamin rasa aman.
Islam sebagai agama yang sempurna, tak satupun perkara di dunia yang lepas dari aturan islam. Kehidupan dalam pandangan islam sangat berarti. Nilai nyawa dalam islam bernilai tinggi. Artinya pada dasarnya nya nyawa manusia tidak boleh hilang begitu saja tanpa ada alas an yang jelas. Tak peduli nyawa muslim maupun non muslim
Terlebih posisi negara yang berkewajiban mengurusi urus rakyatnya, tidak bolh ceroboh dalam membuat kebijakan yang akan membawa bahaya besar bagi kehidupan rakyatnya.

Rosulullah telah mengajarkan “ Jika kamu mendengar wabah dii suatu wilaybah , maka janganlah kalian memasukinya, tapi jika wabah terjadi ditempat kalian berada, maka janagn tinggalkan tempat itu.
Dari hadist diatas, seharusnya pemerintah mengambil opsi lockdown yang akan efektif dalam menangani pandemi virus corona
Nyatanya yang terjadi saat ini, kapitalisme telah menjadi ruh dalam mengatur kehidupan bernegara, sehinggga kekuasaan dan keuntungan yang dipentingkan, Sudah waktunya kita menerapkan aturan allah yang dapat menyelamatkan manusia dunia akherat.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Edan! Ribuan Turis Asing Bebas Masuk Indonesia!

Read Next

Apakah Kesetaraan Gender Akan Dapat Menjawab Problematika Kemiskinan Keluarga ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *