Generasi Produk Sekuler dan Solusinya

 

Oleh: Ustadzah Sayyidah (Pemerhati Ibu dan Generasi Nganjuk)

Kekerasan dan pergaulan bebas menjadi potret buram kehidupan remaja saat ini. Tawuran antar pelajar,sex bebas,hamil diluar nikah,narkoba , aborsi, perkosaan,peredaran VCD porno,HIV/Aids menjadi perkara lumrah dikalangan remaja saat ini.

Sederet masalah diatas menjadi bukti kegagalan sistem kapitalisme yang diterapkan. Sistem pendidikan sekuler telah mrnyita sebagian besar waktu dan tenaga siswa untuk mengabaikan aspek pembentukan kepribadian yang kuat dan sholih. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal justru menciptakan remaja yang banyak masalah.

Tidak dipungkiri juga bahwa dalam kurikulum pendidikan sekuler kapitalistik ini untuk membentuk sosok generasi yang mukmin muttaqin hanya bertumpu pada materi agama saja. Hal ini dikarenakan agama ditempatkan jauh dari urusan pendidikan.

Di samping itu adanya dikotomo  antara pelajaran agama dan pelajaran umum. Pelajaran non agama berada diwilayah yang “bebas nilai” yang sama sekali tidak tersentuh standar agama. Kalaupun ada hanyalah etika moral yang tidak bersandar pada nilai agama, karena itu wajar bila pembentukan kepribadian hanya dibebankan pada pelajaran agama saja.

Faktor keluarga juga berperan besar dalam membentuk generasi Islam yang tangguh. Keluarga merupakan basis pendidikan yang utama bagi setiap insan. Namun sistem kapitalistik telah memaksa para orang tua abai dalam proses pendidikan anaknya. Kapitalis menyebabkanbeban hidup setiap keluarga terus mencekik. Ortu harus memutar otak mencari penghidupan sehingga sibuk kerja siang malam, sehingga terabaikan. Para ibu sebagai pendidik utama tidak sempat memberikan perhatian dan kasih sayang, bahkan untuk memberikan keteladanan tak ada waktu.

Begitu pula sosok ayah, Ia menjadi figur yang asing bagi anak anaknya. Sempitnya waktu bersama anak membuat komunikasi menjadi hal yang amat mahal dalam keluarga. Anakpun terdidik dengan hp, televisi, internet dan media elektronik lainnya. Padahal dari media tersebutlah anak mendapat pengaruh buruk tentang pergaulan bebas, hidup konsumtif , kekerasan, dan aktifitas kriminal lainnya

Potret buram generasi remaja diatas sebenarnya dapat dituntaskan dengan memperbaiki sistem hidup yang dapat mempengaruhi pemahaman dan perilakunya. Untuk itu dibutuhkan peran dari berbagai unsur sekolah, keluarga, masyarakat, dan negara.Keluarga merupakan institusi pertama dan utama yang melakukan pendidikan dan pembinaan generasi. Disanalah pertama kali dasar dasar keislaman ditanamkan. Anak dikenalkan orangtuanya bagaimana ia mengenal Penciptanya agar ia kelah hanya mengabdi kepada allah swt.

Masyarakat yang menjadi lingkungan menjalani aktifitas sosialnya mempunyai peran besar dalam mempengaruhi baik buruknya proses pendidikan, karena remaja merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat, yang interaksinya di lingkungan ini berpengaruh besar dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

Negara sebagai penyelenggara pendidikan yang utama harus menerapkan kurikulum yang menjamin tercapainya generasi yang brkualitas. Tidak hanya mengejar teknologi, tapi juga membentuk kepribadian islamnya. Negara juga wajib mencukupi segala sarana untuk memenuhi kebutuhan pendidikan secara layak, atas dasar inilah negara wajib memiliki visi yang fokus pada pembentukan gernerasi berkualitas dan menyelenggarakan pendidikan bebas biaya bagi seluruh rakyatnya.

Peran negara seperti ini tidak akan terwujud dalam tatanan sistem yang kapitalistik. Hanya negara yang menerapkan Islam kaffah lah yang mampu melaksanakan peran strategis ini.

Karena  itu sudah saatnya mencetak generasi cemerlang dengan tatanan terbaik dari Sang Maha Pencipta, Allah swt. Hanya tatanan islam dalam institusi Khilafah Islamiyah lah yang akan mampu menghapus potret buram generasi produk sekuler ini menjadi generasi cemerlang dan gemilang berkepribadian islam. [om]

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Selamat Idul Adha 1440 H

Read Next

Untuk Kawan Mahasiswa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *